STIMART "AMNI" make you professional, qualified, competent and internationally competitive

GELOMBANG PENDAFTARAN SELEKSI KETERANGAN
PROGRAM A(SISWA BERPRESTASI) 1 PEBRUARI S/D 31 MARET 2011 30 MEI TANPA SELEKSI AKADEMIK
GEOMBANG I 2 JANUARI S/D 30 MEI 2011 30 MEI SELEKSI AKADEMIK
GELOMBANG II 1 JUNI S/D 25 JULI 2011 25 JULI SELEKSI AKADEMIK
GELOMBANG III 26 JULI S/D 15 AGUSTUS 2011 15 AGUSTUS SELEKSI AKADEMIK

PENDAFTARAN VIA SMS: KETIK DAFTAR KIRIM KE 08238531001

SEKRETARIAT PENDAFTARAN :

Jl. Soekarno Hatta No. 180 Semarang 50199, Telp. 024 6710648, 024 6710486, Fax : 024 6715745

web : http://www.stimart-amni.ac.id

e-mail : pencatarma@stimart-amni.ac.id

Contact Person: 1. Wiranto       No. Hp.  081325639523

2. Widodo        No. Hp. 082133457635

SYARAT PENDAFTARAN :

- WARGA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

-SEHAT JASMANI DAN ROHANI ( SURAT KETERANGAN SEHAT DOKTER )

-SURAT BERKELAKUAN BAIK ( SKCK DARI POLRES SETEMPAT )

-PAS FOTO UKURAN 3 x 4 = 2 LEMBAR

-BIAYA PENDAFTARAN Rp. 100.000,-

A. S1 MANAJEMEN TRANSPOR – REGULER

Konsentrasi :

1. Manajemen Transportasi Darat

2. Manajemen Transportasi Laut

3. Manajemen Transportasi Udara

Dalam proses pengajuan akreditasi.

Program Studi ini adalah satu-satunya di Jawa Tengah yang mendidik calon sarjana dibidang manajemen transportasi, baik transportasi laut, darat maupun udara. Khusus program ini dibuka 3 jalur, yaitu

  1. Program reguler: Mendidik lulusan SLTA dari semua program studi.
  2. Program Lintas Jalur: Mendidik para lulusan DIII / sederajat semua bidang ilmu.
  3. Program Ekstensi: Mendidik lulusan SLTA pada sore hari.

Pendidikan menggunakan sistem kredit semester (SKS) dengan beban studi 150 – 160 SKS.

- FTCPY IJAZAH SLTA SEMUA PROGRAM STUDI

B. S1 MANAJEMEN TRANSPOR – LINTAS JALUR

- FTCPY IJAZAH D3/SEDERAJAT SEMUA PROGRAM STUDI

C. D3 KEPELABUHANAN

Program Studi ini mendidik calon ahli Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan yang menitik beratkan pada penguasaan manajemen sistem transportasi dalam berbagai penerapan bidang Administrasi Kepelabuhanan, Bea Cukai, Export-Import yang berbasis pada maritim dan diarahkan pada kemampuan operasional untuk implementasi sistem transportasi global.

Persyaratan Penerimaan Taruna :

  1. Berusia 18 – 23 tahun.
  2. Laki-laki tinggi/berat minimal: 160cm / 55kg.
  3. Perempuan tinggi/berat minimal: 155cm / 45kg.
  4. Berkelakuan baik, bebas narkoba dan berbadan sehat.
  5. Memiliki ijazah/STTB: SMA / SMK / MA semua program studi / jurusan.
  6. Menyerahkan 2 lembar pasfoto hitam putih 3 x 4 cm.
  7. Menyerahkan 1 lembar foto copy STTB SLTA dilegalisir / Keterangan lulus.

 D. D3 TEKNIKA

Program Studi ini mendidik calon perwira kapal niaga yang menitik beratkan pada penguasaan teknologi permesinan kapal.

Persyaratan Penerimaan Taruna :

  1. Berusia 18 – 23 tahun.
  2. Laki-laki tinggi/berat minimal: 160cm / 55kg.
  3. Perempuan tinggi/berat minimal: 155cm / 45kg.
  4. Berkelakuan baik, bebas narkoba dan berbadan sehat.
  5. Memiliki ijazah/STTB: SMA IPA / SMK Mesin atau Listrik / MA IPA / SPM (Teknika) .
  6. Menyerahkan 2 lembar pasfoto hitam putih 3 x 4 cm.
  7. Menyerahkan 1 lembar foto copy STTB SLTA dilegalisir / Keterangan lulus
  8.  *FTCPY IJAZAH SLTA/MA IPA ,SMK/MAK MESIN, LISTRIK, ELEKTRONIKA, PERKAPALAN ,OTOMOTIF, TEKNIK PENDINGIN & TATA UDARA, SMK PELAYARAN/TEKNIKA + ATT-IV

E. D3 NAUTIKA

Program Studi ini mendidik calon perwira kapal niaga mempelajari teknologi dan pengetahuan tentang pengendalian Pelayaran Kapal Niaga.

Persyaratan Penerimaan Taruna :

  1. Berusia 18 – 23 tahun.
  2. Laki-laki tinggi/berat minimal: 160cm / 55kg.
  3. Berkelakuan baik, bebas narkoba dan berbadan sehat.
  4. Memiliki ijazah/STTB: SMA IPA / MA IPA / SMK (SPM Nautika) .
  5. Menyerahkan 2 lembar pasfoto hitam putih 3 x 4 cm.
  6. Menyerahkan 1 lembar foto copy STTB SLTA/MA IPA , SMK PELAYARAN/NAUTIKA + ANT-IV dilegalisir / Keterangan lulus.

( *Untuk masalah persyaratan penerimaan  dan Biaya Kuliah di STIMART “AMNI” TAHUN akademik 2011 silahkan hubungi kampus kami :  Telp. 024 6710648, 024 6710486, Fax : 024 6715745

atau langsung hubungi contact person SIPENCATAR DAN MAHASISWA 2011 : 1). Wiranto No. Hp. 081325639523 2). Widodo No. Hp. 082133457635  terima kasih. )

Terakhir Diupdate ( Sabtu, 18 /06 / 2011 . pkl : 15.02 )

LEMUSTAR47-NEWS/2011

JAKARTA–MICOM: Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyatakan, dalam menyambut ASEAN Connectivity, Indonesia menyiapkan lima pelabuhan besar.

Lima pelabuhan yang dimaksud adalah Pelabuhan Belawan di Sumatra Utara, Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, serta pelabuhan-pelabuhan di Surabaya, Makassar, dan Kalimantan.

“Dari 47 pelabuhan yang akan dikembangkan di ASEAN, 14 di antaranya ada di Indonesia. Kita ingin lima pelabuhan besar kita itu siap untuk ASEAN Connectivity. Dan Indonesia sebetulnya berkepentingan untuk proyek-proyek sea transportation ini,” kata Bambang usai pertemuan ASEAN Leaderships Forum, di Jakarta, Senin (9/5).

Kendati demikian, Indonesia tetap menunggu proyek-proyek mana yang menjadi prioritas ASEAN. Dalam satu hingga dua bulan mendatang, menurut Bambang, akan ada pertemuan lanjutan soal ini.

Bambang juga menegaskan, investasi pihak swasta dibutuhkan dalam proyek-proyek ASEAN Connectivity ini. Khususnya pada infrastruktur transportasi. Pasalnya, ASEAN Infrastructure Fund memiliki dana yang minim.

“ASEAN membutuhkan dana sekitar US$60 miliar per tahun untuk infrastruktur pelabuhan. Tapi, di ASEAN Infrastructure Fund hanya ada US$800 juta per tahun,” kata Bambang.

Untuk itu, lanjutnya, sembari menunggu investasi dari pihak swasta, Indonesia akan membangun sesuai porsinya. Porsi selanjutnya akan dibicarakan lebih lanjut.

Di samping itu, Kemenhub juga akan menyiapkan kerangka regulasi yang sesuai dengan semua pihak. “Karena regulasi tiap negara di ASEAN kan berbeda-beda, maka kami harus mengharmonisasi regulasi ini,” tutupnya. (NG/OL-3)

LEMUSTAR47-NEWS/2011

JAKARTA–MICOM: Wacana pengalihan kendaraan barang dan truk masuk tol dalam kota sempat ditolak pihak Pelabuhan Indonesia (Pelindo) karena khawatir penerapan kebijakan itu akan mengacaukan kegiatan bongkar muat barang di Pelabuhan Tanjung Priok.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, Pelindo seharusnya menyetujui hal itu. “Kenapa (Pelindo) harus menolak, harusnya setuju. Kan kami tidak melarang, hanya dialihkan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono di Jakarta, Senin (9/5).

Sementara itu, mengeni pilihan bagi perusahaan angkutan berat, Udar mengungkapkan bisa ada dua pilihan yakni melewati jalur pengalihan atau menunggu hingga pukul 22.00 WIB saat kendaraan barang diperbolehkan melintas.

Lebih lanjut Udar mengatakan, uji coba pengalihan arus lalu lintas angkutan berat yang dilakukan mulai, Selasa (10/5) hingga sebulan ke depan seharusnya didukung semua pihak. Pasalnya, tidak ada aturan pelarangan arus kendaraan berat, yang ada hanya pengalihan angkutan dari tol dalam kota ke tol lingkar luar Jakarta. “Akses ke pelabuhan semestinya tidak membuat aktivitas di pelabuhan terhenti,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dari arah Cikampek hanya sekitar 70 persen kendaraan berat menuju Tanjung Priok, dari arah Pasar Rebo hanya sekitar 23 persen, sementara itu dari arah Merak hanya 7 persen. Dalam sebulan mendatang, terhitung sejak 10 Mei, truk dilarang masuk tol dalam kota yang dimulai pukul 05.00-22.00 WIB. (*/OL-2)

LEMUSTAR47-NEWS/2011

Semarang (ANTARA News) – Sebanyak 22 kapal pesiar berasal dari sejumlah negara dijadwalkan singgah di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang selama 2011, kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo.

“Jumlah kapal pesiar pengangkut wisatawan mancanegara yang akan singgah di Tanjung Emas pada tahun ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya,” kata Prasetyo di Semarang, Kamis.

Pada 2010, katanya, sebanyak 16 kapal pesiar singgah di Tanjung Emas.

Ia mengatakan, peningkatan jumlah kapal pesiar yang singgah di Tanjung Emas itu bagian dari pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara pada 2011 yang mencapai 350 ribu orang.

Pemprov Jateng telah menyiapkan konsep pengembangan berbagai objek wisata untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisata pada 2011 yang mencapai lebih dari 25 juta orang.

Ia mencontohkan, pengembangan Taman Wisata Pantai Widuri Pemalang, wisata budaya dan purbakala di Kabupaten Rembang, pembenahan Museum Kereta Api Ambarawa, dan Kawasan Rawa Pening, Kabupaten Semarang.

Pengembangan wisata budaya di Kabupaten Rembang, katanya, antara lain berupa pengembalian fungsi pendopo kabupaten sebagai bagian dari Museum Kartini.

“Karena pendopo kabupaten dikembalikan fungsinya jadi museum, maka rumah Bupati Rembang akan dipindahkan,” katanya.

Selain itu, katanya, penataan Museum Kereta Api akan disatukan dengan kawasan Palagan Ambarawa.

Pengembangan berbagai tempat wisata itu, katanya, sebagian akan dimulai pada 2011.

Ia menjelaskan, dalam menyiapkan revitalisasi berbagai objek wisata itu, pemprov akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan masing-masing pemerintah daerah terkait dengan konsep pengembangan serta pendanaan.(*)
(U.I021/M029)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

LEMUSTAR47-NEWS/2011

Kondisi Pelabuhan tanjung emas Semarang yang selalu dilanda rob menjadi keprihatinan banyak pihak termasuk Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabuddin.

Hal itu terungkap  dalam perbincangan mengenai evaluasi Perhubungan Jawa Tengah tahun 2010 dengan berita21.com di Semarang Selasa (4/1).

Menurut dia, ada tiga persoalan besar yang harus dibenahi di tahun tahun mendatang. Ketiga persoalan tersebut adalah pembenahan transportasi darat dengan segala permasalahannya seperti persoalan jembatan timbang, kemacetan jalan sampai angkutan massal. Rencana pembukaan BRT koridor Banyumanik – Mangkang dan Banyumanik – Terboyo merupakan salah satu yang didorong segera terealisasi.

“Pembuatan Masterplan Pelabuhan tanjung emas merupakan prioritas untuk membangun pelabuhan kebanggaan masyarakat Jawa Tengah ini. Diharapkan pertengahan tahun ini sudah selesai dan bisa dianggarkan dalam APBN 2012,” ungkapnya

Rencananya pelabuhan ini akan diperluas dengan menjadikan pelabuhan rakyat yang ada di Kendal sebagai dermaga angkutan laut dan dinamakan Tanjung emas 2. Dengan demikian apabilaTanjung Emas 1 yang ada di Semarang sudah penuh dengan aktifitas bongkar muat, maka Tanjung Emas 2 bisa difungsikan sebagai penopang.

Lebih lanjut Urip menjelaskan, disamping perhubungan darat dan laut pengembangan bandara Ahmad Yani juga menjadi salah satu prioritas yang harus dilaksanakan sepanjang 2011. Saat ini sedang direncanakan untuk melaksanakan pengembangan terminal di bandara yang sudah ramai dengan lalu lintas pesawat domestik tersebut.

Diharapkan Bandara A Yani bisa memenuhi syarat untuk didarati pesawat berbadan besar dan menjadi bandara internasional seperti halnya Adi Sumarmo di Surakarta dan Adisucipto di Yogyakarta.

Kholis/B21

LEMUSTAR47-NEWS/2011

Kembali ke definisi kapal, dimana menurut UU RI No 21 th 1992 kapal adalah kendaraan air dengan bentuk dan jenis apapun, yang digerakan dengan tenaga mekanik, tenaga angin atau ditunda, termasuk kendaraan yang berdaya dukung dinamis, kendaraan dibawah permukaan air, serta alat apung dan bangunan terapung yang tidak berpindah-pindah.

Jelas sekali menurut UU ini, semua kendaraan air adalah kapal. Tetapi sedikit meninjau ketentuan umum dari konvensi internasional IMO – terutama SOLAS & ILLC – yang banyak diadopsi oleh negara-negara didunia ini termasuk Indonesia, disini terlihat konvensi internasional tersebut lebih fokus aplikasinya untuk kapal-kapal dengan jalur pelayaran internasional. Adalah suatu hal yang wajar jika konvensi tersebut membatasi kriteria kapal-kapal yang wajib terkena peraturanya dikarenakan sangat sulit untuk membuat satu peraturan dasar yang dapat mencakup berbagai jenis dan ukuran kapal beserta kondisi operasinya.

Seperti disebut diatas bahwa karena konvensi internasional tersebut lebih membatasi diri untuk kapal dengan internasional voyage, sehingga menjadikan kapal dengan kriteria dibawah ini tidak terikat pada aturan konvensi tersebut.

SOLAS (Safety Of Life At Sea) tidak berlaku untuk kriteria kapal dibawah ini:

- Kapal perang dan kapal pasukan

- Kapal kargo dengan tonase kurang dari 500GT

- Kapal yang tidak digerakkan dengan peralatan mekanis.

- Kapal kayu yang dibangun secara primitive (tradisional)

- Yacht yang tidak dipakai untuk perdagangan

- Kapal Ikan

Demikian juga ILLC (International Load Line Convention), yang tidak berlaku untuk kriteria kapal dibawah ini:

- Kapal perang

- Kapal baru dengan panjang kurang dari 24 meter

- Kapal “existing” dengan tonnage kurang dari 150GT

- Yacht yang tidak dipakai untuk perdagangan

- Kapal Ikan

Karena kapal-kapal dengan kriteria diatas tidak tercakup dalam aturan konvensi, maka istilah yang umum diberikan untuk kapal-kapal tersebut, yaitu Kapal Non-konvensi atau “Non-convention Ship”.

Secara logika, berarti konvensi diatas tidak menyediakan peraturan spesifik yang berfungsi sebagai standard jaminan kelayakan dan keselamatan kapal-kapal non-konvensi tersebut. Dalam hal ini adalah menjadi kewajiban pemerintah suatu negara untuk memastikan bahwa ada dan tersedianya sutau peraturan spesifik yang menjamin kelayakan kapal-kapal non-konvensi di wilayah negaranya.

Kalau kembali merujuk pada text dari UU RI No 21 th 1992 diatas, maka disini jelas bahwa pemerintah memang mempunyai kewajiban cakupan yang lebih luas daripada apa yang disediakan oleh konvensi internasional. Karena UU no 21/1992 tersebut mencakup semua kapal tanpa memandang batasan criteria seperti diatas.

Sehingga penerbitan Kepmenhub no. KM65/2009 tentang Standard Kapal Non-konvensi pada September 2009 lalu adalah suatu langkah maju pemerintah sebagai upaya mencapai standard keselamatan pelayaran yang lebih baik. Mengingat beberapa negara dikawasan ini telah memiliki peraturan sejenis sejak beberapa tahun yang lalu, antara lain Singapura yang sembilan belas tahun lebih dulu dengan adanya Merchant Shipping Act(Non-Convention Ships) Safety Regulations, yang terbit tahun 1990.

Bagaimanapun juga keterlambatan bukan menjadikan alasan bagi kita untuk tidak bisa menjadi yang terbaik, sekarang tergantung bagaimana komitmen semua stake holder perkapalan & pelayaran di Indonesia untuk menggapainya.

sumber: http://smallshipyard.blogspot.com/2010/08/kapal-non-konvensi-non-convention-ship.html

LEMUSTAR47-NEWS/2011

click : http://www.stimart-amni.ac.id

Semarang, CyberNews. Sejumlah 628  mahasiswa dan taruna Stimart AMNI, ditempa latihan taekwondo. Tempaan itu berupa  long march dari Kampus Biru STIMART AMNI  Jl Soekarno-Hatta 180 menuju Tembalang pada Sabtu (23/4) lalu. Kegiatan di dampingi oleh perwira Kepolisian, Angkatan Laut, Angkatan Darat, serta pengasuh senior mereka.

Menurut Pembantu Ketua III Stimart AMNI Supriyanto MM yang sekaligus pembina taekwondo kampus tersebut, kegiatan itu bertujuan menyalurkan kelebihan energi yang sering terjadi pada usia mereka. Energi-energi itu diharapkan bisa disalurkan dengan kegiatan positif di antaranya dengan berlatih taekwondo.

“Kami selalu mengarahkan kepada para mahasiswa dan taruna untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat. Oleh karena itu, salah satu bentuk kegiatan yang positif dan membentuk karakter adalah olah raga bela diri taekwondo.” kata Supri yang juga pelatih taekwondo TI Semarang didampingi Humas Stimart AMNI Adenanthera.

Supri menyatakan komitmennya terus membina taekwondo di AMNI. Sejauh ini sumbangsih taekwondoin AMNI kepada TI Semarang terus diupayakan. Beberapa alumnus sekolah itu, saat ini menjadi pelatih dan wasit betaraf nasional.

“Sebenarnya taekwondo bukan semata untuk prestasi. Lebih dari itu olah raga asli Korea itu bisa untuk penyeimbang kebugaran tubuh. Banyak hal didapat dari taekwondo. Selain prestasi, penguasaan cabang ini juga bisa untuk kebugaran dan membela diri. Terlebih para taruna nantinya menjadi pelaut yang tentunya perlu tubuh yang sehat sehingga percaya diri dan punya mental dan kepribadian diandalkan,” katanya.

(Khundori Rakasiwi/CN26)

LEMUSTAR47-NEWS/2011

Semarang, CyberNews. Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Rayon I Jateng mulai digelar kemarin. Sedikitnya 31 universitas dari wilayah Karesidenan Semarang  dan Pati berpartisipasi dalam pertandingan multievent tersebut.

Pembukaan POM dilakukan Koordinator Kopertis Wilayah VI Prof Drs Mustafid MEng di kampus Stimart AMNI, Senin (9/5) yang ditandai dengan pemukulan drum bas. Hadir pula dalam pembukaan di antaranya Ketua Bapomi Jateng Dr Masruki dan ketua paguyuban bidang III/kemahasiswaan Rayon I Jateng Ismoyo SPt MP.

Pembukaan dimeriahkan atraksi drum corp Stimart AMNI dan demo taekwondo dari kelompok T-RexTD Semarang. Mustafid berharap melalui POM Rayon I ini dapat menghasilkan atlet mahasiswa andal Jateng untuk persiapan Pomnas tahun ini. Diharapkan kontingen Jateng nantinya bisa menjadi juara dalam Pomnas 2011 setelah memalui proses seleksi yang ketat.

“Kami menekankan kepada para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas.  Kegiatan POM ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi antarmahasiswa selain ajang memupuk prestasi olahraga,” katanya.

Masrukhi menambahkan, POM Rayon ini merupakan ajang seleksi pembentukan tim Jateng yang dipersiapkan ke Pomnas. Para juara di setiap rayon nantinya akan diadu lagi dengan rayon lainnya dalam Pomprov Juli nanti di kampus Unnes. Di Jateng terdapat tiga rayon dan setiap rayon menggelar kegiatan yang sama seperti di rayon I ini.

“Kegiatan ini merupan tradisi Jateng yang digelar setiap dua tahun sekali. Bapomi Jateng ingin membentuk tim Popnas yang tangguh yang dihasilkan melalui kompetisi yang ketat. Pomnas 2009 kita meraih <I>runner up<P> dan pada Pomnas tahun ini di Batam Jateng berupaya minimal mempertahankan prestasi,” katanya.

Ketua panitia Supriyanto SSos MM mengatakan, POM Rayon I kali ini mempertandingkan sembilan cabang olahraga yang dumulai  8-14 Mei. Lokasi pertandingan menyebar di berbagai universitas.

“Kami melihat antusiasme peserta kali ini cukup tinggi. Setidaknya 37 perguruan tinggi mengikuti kejuaraan ini. Semoga mereka bertanding penuh semangat yang pada akhirnya menghasilkan atlet yang berkualitas,” kata Pembantu ketua III Stimart AMNI tersebut.

Cabang yang dipertandingkan:

1. Bulu tangkis (tempat pertandingan : GOR Pamardi Utomo, 10-11 Mei)
2. Futsal (Stadum Futsal, Jalan Raden Patah, 11-12 Mei)
3. Pencak silat (GOR Manunggal Jati, 10-11 Mei)
4. Bola Voli (UMK Kudus, 10-11 Mei)
5. Karate (Unisbank, Kampus Kendeng, 13 Mei)
6. Catur (STIE BPD, 10 Mei)
7. Tae kwon do (IKIP PGRI,14 Mei)
8. Tenis meja, (IAIN Walisongo, 11-12)
9. Basket (Unnes, 9-13 Mei).

(Khundori Rakasiwi/CN26)

LEMUSTAR47-NEWS/2011

Korps Taruna dan Taruni Resimen Mahasiswa Mahadipa satuan 921 YOS SUDARSO adalah organisasi satuan menwa yang ada di Sekolah Tinggi Maritim dan Transport “ Akademi Maritim Nasional Indonesia ” dan organisasi ini terdiri dari Taruna dan Taruni yang mewakili seluruh jurusan pendidikan di STIMART “ AMNI ” Semarang ,sebagai suatu Unit Kegiatan Taruna.

UNTUK MENGUNJUNGI BLOG MENWA STIMART ” AMNI ” SILAHKAN :

click :  http://menwastimartamniyossudarso.wordpress.com/

This slideshow requires JavaScript.

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.